Selasa, 15 Mei 2012

Senja Sunyi Kami

Pagi masih malu-malu
Siang masih jauh berjalan
Apalagi malam
Ia masih di belahan bumi lain
Kita terdiam di bawah pohon mangga
Di depan gedung kuning
Di antara gerimis senja
Kita terdiam dengan ponsel masing - masing
Dengan mata tak bertatap
Dengan mulut yang setia terkatup

Kita terdiam dalam deru napas rindu
Sesaat mata beradu
lewat sudut diamnya
Terkulum seulas bentuk bibir
Mereka bilang itu senyum
Dalam diam ku mengadu
Pada rindu yang semu
Pada bayangmu yang menatapku
Mereka lebih tau
Daripada kamu
Aku pergi dulu

Tidak ada komentar: